Transit di Malaysia

Transit di Malaysia
“Bulan mei kutunggu kehadiranmu” itulah kata yang berada dibenak setiap mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Malang kerjasama pemprov jawa timur angkatan 2014. Setelah menempuh tiga semester di Universitas Negeri Malang kini saatnya para mahasiswa menempuh beberapa mata kuliah di negeri yang terkenal dengan sebutan negeri tirai bambu, mengasah kemampuan dengan suasana yang berbeda, membuka wawasan intelektual, emosional, spiritual, sosial dan mengenal china dari berbagai sisi. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga terutama bagiku dan teman-teman satu geng (... ihh satu geng kayak ABG aje). Tanggal 05 Mei 2016 Pesawat take off pukul 05.30 WIB, perjalanan surabaya-kuala lumpur ditempuh 3 jam. Waktu transit yang cukup lama sekitar 10 jam terasa membosankan, untuk mengatasi ini kami berunding untuk jalan-jalan keliling malaysia. Ada dua pilihan jika anda mau keliling malaysia yaitu dengan menggunakan kereta KLIA atau dengan taksi. Kereta KLIA akan menuju Kuala lumpur center (dengan tarif 50 ringgit sekali jalan) setelah itu dapat menempuh tempat wisata yang ada dengan menggunakan taksi jika anda sendiri atau hanya beberapa orang saja fasilitas ini cukup membantu.

 
Rapat koordinasi memanfaatkan waktu transit dan jajanan dimalaysia

Lagi-lagi rasa penasaran kami melebihi segalanya kami selalu mencoba hal-hal baru. Kami menuju pintu keluar bandara, di tempat ini banyak sekali sopir taksi yang menawarkan jasanya. Dengan tawar menawar didapat kesepakatan harga 600 ringgit untuk satu taksi dengan isi 7 orang untuk 3 tempat wisata, akhirnya kami memutuskan memakai taksi. Wah lumayan panas, perjalanan di tengah hari dan macet,( heeeghhgh). Tapi lumayanlah bisa menginjakkan kaki di malaysia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar