Mengurus tiket pesawat

Setelah badan terasa lelah kami singgah di rumah teman dan kebetulan Bapak dari teman kami bekerja di agen penjualan tiket, kami diajak ke kantornya dan disambut oleh resepsionis cantik yang pada akhirnya menjadi pasangan teman saya (wah kalo sudah rejeki gak akan kemana, hehe....). kami meminta di carikan tiket promo yang lumayan murah Surabaya-Shanghai pulang-pergi. Malam itu juga kami dapatkan tiket dengan harga yang lumayan murah sekitar Rp.6,5 Juta akan tetapi tiket ini hanya untuk 9 orang sedangkan grup kami ada 40 orang maka kami putuskan untuk mencari tiket untuk 40 orang. Si mbak juga mengatakan kalo tiket promo hanya untuk beberapa orang saja jika memakai tiket group maka ada semacam cas sehingga harganya menjadi lumayan mahal. Teman lain mencoba tiket group 40 orang dengan harga lumayan Rp.8,4 juta sedangkan jatah dari pemprov jatim hanya Rp.8 Juta untuk paspor, visa dan tiket. Kami harus memutar otak agar tiket tidak melebihi budget . Kami satu kelompok setelah berunding dengan teman kelas yang lain akhirnya memutuskan memakai 2 kali penerbangan dengan mendapatkan harga rata-rata Rp. 7,25 Juta per orang termasuk makan. Lagi-lagi tuhan memberikan pelajaran kepada kami, karena mengharap tiket dengan harga murah si mbak tidak teliti dengan transitnya dimana sehingga ada 6 teman kami yang berbeda transit, mereka transit di bangkok sedangkan yang lain transit di kuala lumpur. Akan tetapi dengan berunding yang sangat kuat akhirnya hal ini dapat diatasi meski si agen harus membayar pinalty. Tiket sudah teratasi tiba saatnya mengurus visa dengan membawa kelengkapan berkas yaitu surat penerimaan kami dari china, form aplikasi, foto dan paspor pada tanggal 28 April 2016 kami berangkat ke spasio, alhamdulillah dengan tim yang solid visa dapat teratasi dengan mudah. Persiapan sudah selesai selanjutnya menunggu tanggal keberangkatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar