Mengurus visa ke china

Setelah paspor selesai kami menunggu surat penerimaan kami dari china atau letter admission sehingga dalam pengurusan visa nantinya kami menggunakan visa x atau visa pelajar. Lagi-lagi ini merupakan pengalaman baru bagi kami yang masih mau pertama kali keluar negeri, rasa penasaran kami lebih tinggi dari pengetahuan kami (hehe..) tepatnya taggal 18 April 2016 disela-sela padatnya jadwal kuliah, kami berenam :Irwan, Fikri, Bayu, Tofan, Yayon, dan aku sendiri berangkat ke surabaya dengan dua tujuan yaitu mencari info membuat visa dan mencari tiket. Kami berangkat setelah perkuliahan dengan perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam (malang-surabaya) dan akhirnya dengan bantuan google map kami temukan konsulat jenderal (konjen) china di Surabaya akan tetapi menurut security yang bertugas waktu itu mengatakan bahwa pengurusan visa sudah dialihkan ke pihak kedua semacam agen yang terletak di spasio yang di konjen hanya mengurus warga china yang ada di indo atau orang indo yang mau menikah dengan zhong guo ren (orang china,red). Wah,  jarak konjen dengan spasio cukup memakan waktu 1 jam sedangkan waktu itu jam ditangan sudah menunjuk pukul 15.30 WIB maka bisa dipastikan sampai tempat kantor sudah tutup. Akan tetapi hal ini adalah pelajaran dan pengalaman yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan.

Hari pertama berhasil menemukan tempatnya, saatnya berjuang untuk mendapatkan visa. Lagi-lagi kami berenam berangkat ke surabaya, jalanan lumayan lancar tidak terlalu macet. Segala persyaratan sudah kami persiapkan sebelumnya, masing-masing rekan kami sudah mengisi formulir, foto dsb sehingga kami tinggal membawa dan menyodorkan saja. Pelayanan sangat lancar karena kami mendapat prioritas dari pemerintah china meskipun si mbak petugasnya agak kethus. Setelah semua aplikasi dan paspor masuk kami disuruh menunggu selama 5 hari 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar